Sungai Batang Sangir Meluap Pasca Hujan Lebat Melanda

Hujan Lebat yang melanda lokasi Kayu Aro, terhadap Jumat malam (01/12/2023) yang lalu mengakibatkan meluapnya Sungai Batang Sangir. Tepatnya ada pada lokasi desa Batang Sangir, kecamatan Kayu Aro, kabupaten Kerinci.

Setelah dihantam banjir lebih dari satu kala lalu, ruas jalan kabupaten yang menghubungkan lebih dari satu desa di Kecamatan Kayu Aro, tepatnya di Desa Sangir Tengah, hampir putus.

Hujan Lebat Melanda, Luapkan Sungai Batang Sangir

Jika keadaan berikut dibiarkan dan tidak langsung dilaksanakan perbaikan, tidak menutup barangkali di dalam kala dekat dapat amblas secara keseluruhan. Hal tersebut menginggat tingginya curah hujan diwilayah Kabupaten Kerinci, lebih-lebih daerah Kayu Aro kala ini. Sekdes Desa Sangir Tengah, Alpian Nadi, di konfirmasi membetulkan hal tersebut.

Pantauan di lapangan, terlihat keadaan jalan penghubung antar lima desa yang mana lebih dari satu badan jalan sudah amblas. Tentunya, hanya bisa dilalui oleh satu mobil berasal dari satu arah. Jika terkandung mobil atau motor berasal dari arah berlawanan, terpaksa sistim antri.

Adanya Jalan Yang Hampir Putus Dekat Sungai Batang Sangir

Seperti yang sudah dijelaskan, Camat Kayu Aro, Adlizar, kala di konfirmasi membetulkan bahwa adanya jalan yang hampir putus dekat Sungai Batang Sangir. Setelah mendapat informasi berikut pihaknya langsung turun cek jalan yang amblas tersebut. “Ya, aku sudah turun ke lokasi terhadap Jumat malam yang lalu. Karena air tidak bisa menampung luapan berasal dari sungai, mengakibatkan box culver di desa Batang Sangir amblas,”jelasnya.

Bahkan, box culver sering lewati warga, di desa Batang Sangir, amblas akibat luapan air. Ia berasal dari di dalam sungai, jalannya pun hampir terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Kemudian mereka berkata sekiranya jika ingin mengonstruksi permanen belum mampu. Sebab, hitungannya sekarang sudah masuk penghujung tahun, terpaksa kita bangun secara prioritas. Semua demi mobil bisa melaluinya sehingga jalan berikut tak lagi mandek. Maklum saja, menjadi jalan alternatif tentunya berimbas akibat padatnya lalu lintas di Pasar Kersik Tuo,” terbilang olehnya.

Akibat jalan Sungai Batang Sangir yang hampir putus tersebut, kendaraan pun tidak bisa melintas baik roda Dua maupun roda Empat, hanya bisa bagi pejalan kaki. Adlizar mengatakan bahwa terhadap Minggu (03/12/2023) hari ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci berasal dari Bidang Tanggap Darurat sudah turun ke lokasi.

“Jika dibangun permanen mesti melalui proses lelang, karena disana tidak bisa dibangun Box Culver. Manakala hujan lebat, aliran air disana cukup deras, jadi mesti dibangun jembatan kecil,” tutupnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci, Maya Novefbri Handayani di konfirmasi mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi berasal dari Camat dan Bidang Tanggap Darurat sudah turun kesana.

“Kita masih menunggu hasil survey untuk style penanganan dan dapat mengkalkulasi keperluan biaya untuk melakukan perbaikan atau membangun jalan yang amblas tersebut,” katanya. “Insyallah di dalam kala dekat dapat langsung kita tangani,” tutupnya.